Uncategorized @id

Hari terakhir di Surga

Blog Relawan

Denpasar, Bali, Indonesia, Musim panas 2014 (Oleh Avi Goldstein 25 Juli - 4 Agustus)

Setelah aku menyelesaikan sesi-sesi di studio, dua murid ku (yang merupakan penari profesional di Bali) meminta ku untuk mengajar beberapa murid mereka di sebuah SMA. Aku langsung menyetujuinya saat itu juga, dan aku menyampaikan sebuah karya kecil koreografi untuk sebuah kelas dengan murid sebanyak dua puluh dua anak. Ini merupakan pengalaman yang menyenagkan dan menggembirakan.

Gili

Setiap kali aku tanya pada mereka jika mereka punya beberapa pertanyaan mengenai gerakan koreografi, wajah-wajah mereka tampak datar dan merela akan menjawabku dengan lantang, “Tidak.” Tetapi mereka juga tampak bingung. Setelah kelas selesai, mereka semua berlari mengelilingi ku bertanya untuk berfoto bersama dan memberi mereka nama Instagram ku. Pada intinya adalah bahwa mereka menikmati sesi nya, dan dua murid yang telah membawa ku kesana sangat berterima kasih, sehingga mereka beli Pizza untuk ku! Setelah kelas selesai, Aku juga telah menyelesikan program kerja sukarela ku. Aku punya satu minggu untuk bersantai, mengunjungi Gili, dan bersiap untuk pulang.

Gili sangat mengagumkan! Pantai pasir putih, orang-orang yang menyenangkan, lingkungan yang tenang, makanan yang enak, dan snorkeling yang luar biasa! Ini merupakan cara yang terbaik untuk mengakhiri masa tinggal ku di Bali. Perjalanan yang sangat santai, dan sangat bagus karena dapat menghabiskan waktu bersama Sebastian, Aini, Rocio, and Liis. Aku kembali ke Bali pada tanggal 4, dan sayangnya supir angkutan yang aku gunakan memutuskan untuk menurunkan aku di tengah jalan bypass daripada membawaku sampai rumah. Jadi aku mencari tumpangan untuk kembali ke rumah. Aku sangat kesal dengan supir tersebut dan dengan ketidakmauannya untuk membantu ku sedikitpun, tapi di waktu yang sama Aku sangat senang mendapatkan pengalaman mencari tumpangan. Malam itu, Aku pergi ke bandara, dan aku mendapatkan perpisahan yang hangat dari teman-teman Act Global. Ketika aku sudah di atas pesawat, aku sudah merasa rindu, tapi aku tidak akan membiarkan hal tersebut menghalangi rasa bangga terhadap diriku sendiri bahwa aku telah memulai perjalanan dan pengalaman yang menakjubkan di Bali.